Masih aku ingat
saat bersamamu berdiri menatap hamparan pohon menguning, hampir layu
lalu senyumu terurai begitu saja
bersebelahan denganmu, ada ujaran teramat samar
beribu makna yang ingin kau sampaikan
Masih aku ingat
segurat lekuk bibir manismu yang menentramkan jiwa, meneduhkan
suara khasmu saat merajuk, menuruti segala inginmu
saat bersamamu berdiri menatap hamparan pohon menguning, hampir layu
lalu senyumu terurai begitu saja
bersebelahan denganmu, ada ujaran teramat samar
beribu makna yang ingin kau sampaikan
Masih aku ingat
segurat lekuk bibir manismu yang menentramkan jiwa, meneduhkan
suara khasmu saat merajuk, menuruti segala inginmu
Pun masih aku ingat
kamu, dan semua tentangmu
Angin, sampaikan rinduku bersama desiran lembutmu
katakan padanya yang tlah jauh dan jatuh di sana
Sekarang aku berdiri mematung
dihadapan hamparan pohon yang telah layu
sendiri aku tersenyum, lagi-lagi teringat
semua tentangmu
Kini, di sini,
Di taman adam ini,
Aku enggan pergi..
Februari
2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar