Jumat, 04 April 2014

Menyapamu


Menyapamu dalam diam
membawaku dalam imaji secarik kertas
bertuliskan huruf-huruf pemujaan merah mudanya rasa
sebentar
lalu tertutupi ketenangan sekaligus kehilangan

Menyapamu dalam sepasang mata
yang segera pergi saat tertumbuk sama
karena tiga tertutup as hitam

Menyapamu
adalah aku menyimpan luka, semakin merunduk ranum
berselimut harapan dalam hampa


Agustus 2012


Tidak ada komentar:

Posting Komentar