Jumat, 04 April 2014

Dengan Menatap Langit


Malam begini
memandang laju air terlalu anyir
terperangkap, terseret, lalu hanyut
kita berbiak terlalu banyak
diterpa kerlingan luka masa silam
sepertinya lelah, lalu kita menguap
tapi, dengarlah lolongan itu
di tengah-tengah, di dalam batin

Lalu aku,
terus menyusuri jejak, dengan menatap langit
terus menghibur diri, dengan menatap langit
Lalu, tahu-tahu bulan sabit akan menjadi purnama


Januari 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar