Menyapa kembali basah hujan yang
pernah tertinggal
lagi, lagi, dan lagi, tak pernah usai
tentang hujan
atau memang tak ada hal lain?
merindu dan mencintai hujan
Bukan sekedar bau tanahnya yang
kering membasah
atau mengenai kenangan yang tertera di dalamnya
tapi tentang hujan yang pernah
mengenaiku
namun bukan lagi hujan yang sama
Ingin aku menjadi hujan
Riang, bijak, bersahabat, setia
kawan, tak pernah sendiri
Dan dingin tentunya
Hujan, hujan, hujan, dan hujan.
memang benar pernah ada kenangan
yang tersendat dengan hujan
kenangan manis pahit saat bersama
hujan
tetapi lebih dari itu,
adalah tentang keriangan hujan, yang
takan pernah membiarkanku sepi saat ia dating
lalu juga tentang kebijakanya meredam
amarah
menyejukan hal yang tengah panas
mendidih
serta penyemarakan saat bulir tangis
menyejukan.
Dan tentang penggagalan acara yang selalu saja hujan meraih sukses?
aku ingin sedikit merubah,
membengkokan paradigma yang menggelayut kokoh.
Kenapa hujan dibiarkan datang hanya ketika ada sedih dan sendiri saja?
akan kuberi kesempatan padanya,
meramaikan apa yang aku sebut dengan bahagia
tak akan mengusirnya, sebab mungkin
ada bahagia di tiap tetes kristalnya.
''... Aku selalu bahagia saat hujan turun ...''
Februari
2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar