Jumat, 04 April 2014

Satu Tahun, Setengah


Aku telah membilang si Juli, dulu
maka aku mencari dimana Oktober
Oktober dengan segala aroma basah embun
lalu derai hujan yang merekah tanpa lelah
atau katak yang bernyanyi pada temaram lampu pinggiran
iba mengharap sisa bisa

Kemudian sebelum Juli
Juni agaknya resah
hanya terduduk lesu pada dipan bekas kucuran ketuban
berkurang satu per satu setiap satu satuan
sampai beruban
, sampai berkafan

Tak ada jeda untuk September mendengkur
selalu saja terpekur, ngelantur
tanpa mau membaur
layaknya semur jamur dengan layur,
dengan lima-enam nama lain

Agustus.
tak ada lagi tali ari
, ia telah berlari dalam kendi
dikebiri, abadi, tak bisa mati
, dibelakangmu menghantui
apa sekedar menemani
, tak sampai hati untuk pergi
meniti hari sendiri

Hari ini Desember
hujan
tersingkap lembar berikut
dan aku baru terjaga

Bulan di kalenderku hanya setengah
sedikit pun lebih,
dua hari.



Desember 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar