Hei
bunga, kembang dari segala kembang
Tampak
ayumu membuatku terpana, hingga aku tak sudi ada kumbang merayumu,
Lalu
mencumbumu, dan bahkan menjatuhkan malumu
Ingin
selalu melindungimu, dari sengatan kumbang tak tahu diri
Hei
bunga, primadona
Dunia
lelaki terbuai olehmu
Ukiran
parasmu, kesolehan yang didamba pujangga
Mukamu
tertunduk, menutup serimu
Dan
kau bungkus dengan kain penutup dada, kau jaga dengan rapihnya
Hei
bunga, kau tahu harum kasturi?
Menyentrik
hidung-hidung belang
Walau
badanmu tak tertempeli parfum
Keanggunanmu
yang senantiasa semerbak mewangi
Bahagia,
itu sungguh
Karena
aku memilikimu.
Januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar